Kapal Bamkala bernama KM Belut Laut 406/ RMOLLampung

Satgas Trisula Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menangkap dua kapal diduga sedang melakukan kegiatan ilegal di Perairan Pulau Condong, Provinsi Lampung.

Kasubdit Penyelenggara Operasi Laut (Garopsla) Bakamla RI Kolonel Imam Hidayat menjelaskan kronologi tangkapan tersebut.

Kapal Bamkala bernama KM Belut Laut 406 melakukan patroli pada 5 Maret 2020 di perairan Lampung. Kemudian menemukan satu kapal SPOB 4 Saudara yang sedang melaksanakan kegiatan yang diduga ilegal.

Kasubdit Garopsla Bakamla RI Kolonel Imam Hidayat/ RMOLLampung

“Diduga ilegal karena surat-surat tidak bisa dibuktikan, sebelum melakukan penindakan kami lebih dulu Mapingjuga dalam melaksanakan operasi kami didasari informasi intelejelen,” katanya dalam konperensi pers, Jumat (6/3).

Kedua kapal yang diduga sedang melakukan aktivitas transfer bahan bakar minyak (BBM) ilegal yaitu kapal SPOB ES 01 dan TB S 36. Sedikitnya 10 ton high speed diesel (HSD) dari 17 ton BBM jenis solar tersebut telah ditransfer ke TB S 36.

Selain membawa muatan BBM, kapal SPOB ES 01 juga membawa muatan Marine Fuel Oil (MFO) sebanyak kurang lebih 100 ton yang juga tidak dilengkapi dokumen.

Kapal SPOB ES 01 dan TB S 36/ RMOLLampung

“MFO ini merupakan jenis BBM yang banyak digunakan untuk pembakaran langsung pada industri besar dan bahan bakar untuk mesin dengan kompresi tinggi. Teksturnya sendiri berwarna hitam pekat dan tingkat kekentalannya lebih tinggi dibanding minyak diesel,” jelasnya.

Ia melanjutkan, pihaknya masih mendalami kasus ini. Penyelidikanlebih lanjut akan diserahkan kepada Ditpolair.

“Sementara ini diamankan satu kapal dan kapal penerimaan kemungkinan bisa jadi korban tapi nanti kita lanjutkan dengan proses lebih lanjut,” katanya.

BBM yang diduga ilegal/ RMOLLampung

Bakamla mendukung program pemerintah BBM satu harga. Untuk itu, pihaknya akan terus melaksanakan operasi terhadap BBM ilegal agar tidak ada ketimpangan harga di masyarakat.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here