Tembak Kapal Nelayan, Koh Ahan Diminta Tanggung Jawab

Ilustrasi
Ilustrasi

Krakatau Shooting Club binaan Perbakin Lampung membekukan keanggotaan Koh Ahan, minta polisi gudangkan pistolnya, serta dukung pengusutan penembakan yang dilakukannya terhadap kapal nelayan.


Ketua Krakatau Shooting Club Basri Ferling alias Koh Alin mengatakan hal itu usai rapat pengurus, Rabu (9/9), atas terjadinya peristiwa yang membahayakan nelayan dan warga.

Menurut Koh Alin, pembekuan keanggotaan Ko Ahan tanpa batas waktu, pihaknya juga mendukung kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penembakan kapal nelayan pakai peluru tajam.

Dia meminta agar Koh Ahan mengambalikan kartu keanggotaan secepatnya sambil menunggu hasil proses hukum dari Direktorat Polairud Polda Lampung.

Koh Ahan tidak menjawab ketika awak media mengkonfirmasikan kasus tersebut. Pesan singkat yang dikirim juga tidak dibalasnya.

Kasus penembakan perahu nelayan saat mencari ikan ini terjadi di sekitar perairan pulau milik Ko Ahan di Teluk Ratai, Pesawaran.

Reskrim Umum Polda Lampung (Direskrimum) sempat menangani laporan kasus ini yang kemudian melimpahkannya ke Polisi Air (Polairud) Polda Lampung.