23.3 C
Bandar Lampung
Sabtu 6 Juni, 2020 01:47 WIB
Beranda PERISTIWA Badik Pagardewa, Seimbang Di Ujung Paku

Badik Pagardewa, Seimbang Di Ujung Paku

RMOL. Beberapa bilah badik pagardewa, senjata tradisional masyarakat adat Lampung, bertengger di atas ujung paku. Ada juga badik yang bisa tegak berdiri dengan gagang bertumpu di kepala sarung kayunya.

Barisan Patriot Bela Negara (BPBN) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, yang menggagas pameran badik pagardewa koleksi masyarakat di Sessat Agung, Kompleks Islamic Centre Tubaba.

Pantauan Kantor Berita RMOLLampung, selama hampir sepekan, Selasa (10/4) hingga Sabtu (14/4), masyarakat mengapresiasi pameran 200-an benda pusaka yang digelar BPBN bersama Pemkab Tubaba. Berbagai macam badik dipamerkan. Ada yang berusia ratusan tahun, tapi ada juga yang baru.

Badik yang bisa seimbang di atas ujung paku, menurut Dwi, salah seorang panitia, bukan karena mistik, tapi bagaimana para pembuat badik zaman dulu begitu telitinya sehingga mampu membuat badik jadi seimbang.

Dia berharap masyarakat dapat kembali mengapresiasi senjata tradisional khas Lampung tersebut. Badik pagardewa merupakan senjata tradisional yang sudah lama dikenal masyarakat Provinsi Lampung.

Bupati Tubaba Umar Ahmad mengapresiasi pameran. Dia berharap badik dapat menjadi souvenir dari Tubaba. Umar Ahmad mendukung upaya menggairahkan kembali kerajinan badik pagardewa.

Kata Dwi, salah satu misi BPBN adalah mengangkat kembali karya dan nilai-nilai tradisional sebagai identitas, sekaligus kearifan lokal dalam rangka memasuki “Era Zaman Now”, globalisasi dalam segala bidang.

Di provinsi, katanya, DPD I BPBN yang lahir 20 Januari 2015 dipimpin oleh Iman. Sedangkan di DPD II BPBN Tubaba dipimpin Darwis.

“Kami akan terus menggali dan mengembangkan karya dan nilai-nilai masyarakat lokal,” katanya.

Iman berharap pameran yang juga dalam rangka memeriahkan HUT Ke-9 Tubaba dapat menjadi pengingat bagi masyarakat terhadap sejarah. “Tidak akan ada sekarang kalau tidak ada dulu,”  ujarnya.

Lewat karya semacam badik pagardewa dan nilai-nilainya dapat mengingatkan kembali masa-masa perjuangan merebut dan menjaga Kemerdekaan RI, sesuai dengan tugas bela negara dalam barisan patriot bela negara, ujar Iman.

“Badik yang dapat berdiri menunjukan, dengan teknologi yang sangat sederhana, mereka mampu menempa sedemikian presisinya sehingga memiliki keseimbangan sedemikian rupa,” ujar Dwi. [adien]

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Bantuan PKH Dan BPNT Di Pekon Sukaraja Semaka Carut Marut

 Carut marut terjadi dalam penyaluran Bantuan Kesejahteraan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)...

Tak Ada Yang Gratis, Rapid Test Pelaku Perjalanan Dinas Dibayari Pemerintah

 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, membenarkan rapid test harus bayar Rp 350 ribu. Ia...

Rapid Test Di Diskes Lampung Bayar Rp 350 Ribu

 Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Lampung yang juga wali santri, mengeluhkan biaya rapid test yang terlalu...

Gempa Tektonik 4,9 SR Di Lepas Pantai Kabupaten Pesisir Barat

Gempa tektonik berkekuatan 4,9 scala richter (SR) menggetarkan Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung,Jumat (5/6), pukul 11.04 WIB. Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG),...
Translate »