Fashion desainer Ida Andriansyah/Ist

Awalnya sekadar hobi fashion. Lalu, coba-coba membuka kios pakaian di Tanah Abang, Jakarta. Berkat ketekunan dan kegigihan, kini desainer Murida Andriansyah yang akrab disapa Ida Andriansyah, punya brand sendiri. Bukan cuma satu, tapi 3 brand.

Kisaran dua puluh tahun lalu, Ida yang berasal dari Lampung ini tak membayangkan usaha fashion-nya bakal seperti sekarang ini. Punya perusahaan mengusung nama PT Bungas Makmur Sukses. Karyawannya banyak, 250 orang. Mulai office, Sales Promotion Girl (SPG), admin, hingga bagian produksi.

Kepada Kantor Berita RMOLLampung, Ida mengisahkan kesuksesannya. Awalnya, ia mengaku hobi dengan fashion. Beragam pakaian dijajal dan dikenakan. Terasa pas. Rekan-rekan dan keluarganya pun sependapat, jika Ida memang punya passion di bidang fashion. Ia terlihat fashionable.

Menyadari peluang itu, ia pun memberanikan diri untuk mulai menggeluti fashion. Dengan modal sendiri yang pas-pasan, ia membuka kios pakaian di Tanah Abang, Jakarta.

Tidak mudah mengawali dan menjalani bisnis. Jatuh-bangun akibat ketatnya persaingan pun seakan menjadi menu yang harus ia cicipi. Namun, semua itu menjadikan dirinya semakin tekun dan gigih.

Ia mencari strategi agar bisa bersaing dalam bisnis ini. Setelah yakin dengan pilihannya, ia pun fokus pada busana syari.

Tak kalah penting adalah menjaga pakemnya, yakni menciptakan pakaian berkualitas baik, harga murah tapi tidak murahan.

Anak ketujuh dari delapan bersaudara ini selalu tidak puas dengan desain pakaian di pasaran. Dalam perjalanannya, ia terus belajar bagaimana mendesain dan membuat pakaian dari produk yang sudah ada sehingga sesuai dengan idenya.

“Saya sering hunting pakaian, saya coba buat dan ubah desainnya seperti yang saya mau, jadi banyak trial and error juga dalam perjalanannya,” ujarnya, Minggu (8/12).

Hasilnya kini sama sekali tidak mengecewakan. Kini ia punya perusahaan bernama PT Bungas Makmur Sukses. Ada tiga brand pakaian yang bernaung di perusahaan ini. Yakni, Bungas Fashion, Mayesa Premium, dan Fazza Moslem Wear.

Dalam setiap brand pakaiannya ia memiliki target yang berbeda. Bungas Fashion misalnya, yang diciptakan untuk konsumen grosir dengan harga terjangkau.

Mayesa Premium didesain untuk mengembangkan hobinya sebagai desainer.

Dan Fazza Moslem Wear yang memiliki desain simple, kasual dan bisa digunakan sehari-hari.

Tak cuma itu. Nama Ida sebagai dasainer pun kian moncer. Pada Maret 2019 lalu, Ida membawa koleksi Mayesa Premium karyanya yang bertema Secret Garden pada Indonesia Fashion Week 2019, Jakarta.

Tahun 2018 Mayesa Premium juga ia bawa ke panggung Indonesia Fashion Week 2018 pada hari kedua.

Bahkan, ia juga baru saja meluncurkan marketplace Miles Hijab pada 29 November 2019 lalu.

Baca Juga: Luncurkan Marketplace Miles Hijab, Ida Tembus Pasar Online

“Saya terus belajar mengikuti pasar yang terus berubah, jika tidak mengikuti perkembangan teknologi, maka akan berakhir jadi penonton perkembangan,” pungkasnya menutup pembicaraan.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here