Antrean BBM Mengular di Lampung Utara, Harga Pertalite Eceran Tembus Rp13 Ribu

•PERISTIWA
externalexternalexternalexternal
Antrean BBM Mengular di Lampung Utara, Harga Pertalite Eceran Tembus Rp13 Ribu
Antrean BBM Mengular di Lampung Utara/Efriantoni

Article Header ImageWarga Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, mengeluhkan antrian panjang yang terjadi di hampir seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sejak beberapa Minggu terakhir. Kelangkaan juga merembet hingga ke penjual eceran di tingkat masyarakat.

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat mengular terjadi di SPBU Pertamina nomor 23.345.135  yang berada di wilayah Kelurahan kota alam, kecamatan Kotabumi Selatan.

Kondisi serupa terjadi di berbagai SPBU yang beroperasi di Lampung Utara.

"Kebetulan saya keliling, hampir di setiap SPBU memang antri panjang. Ini sudah terjadi sejak beberapa minggu terakhir," ujar Hendra, warga setempat, Kamis 8 Oktober 2026

Menurut Hendra, tidak hanya di SPBU, kelangkaan juga dirasakan oleh penjual bahan bakar eceran. Stok Pertalite di warung-warung pengecer disebut mulai kosong dan sulit didapat.

"Harga eceran juga ikut naik karena barangnya susah. Warga jadi kesulitan, apalagi yang butuh untuk kerja seperti contoh di wilayah kebun 4 jalur dua, kita tau mas masih dalam kota ada eceran yang tadinya 12 ribu sekarang naik 12,5 ribu bahkan ada yang 13 ribu rupiah, apa lagi pelosok desa sana mas berapa harga eceran nya," lanjutnya.

Kelangkaan BBM bersubsidi ini dikhawatirkan mengganggu aktivitas warga, terutama pelaku usaha kecil dan pekerja harian yang menggantungkan kendaraan untuk mobilitas.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah daerah setempat belum dapat di konfirmasi terkait secara resmi penyebab pasti kelangkaan bahan bakar jenis Pertalite mau solar subsidi yang terjadi di wilayah Lampung Utara.Article Image

Pihak terkait diharapkan segera memberikan penjelasan dan langkah penanganan agar distribusi BBM di Lampung Utara kembali normal.

Editor : Faiza Ukhti Annisa

Kata Kunci


Berita Terkait