23.8 C
Bandar Lampung
Minggu 31 Mei, 2020 04:57 WIB
Beranda KAMPUS Akademisi Unila Undang Berbagai Pihak Isi "Time Capsule" Tragedi Covid-19

Akademisi Unila Undang Berbagai Pihak Isi “Time Capsule” Tragedi Covid-19

Para akademisi Universitas Lampung mengundang banyak pihak untuk mengisi “kapsul waktu” (time capsule) tragedi dunia Covid-19 dalam bentuk buku.

Buku tersebut akan menjadi dokumen sejarah perjalanan umat manusia yang tatanan sosial, budaya, ekonomi, dan politik diporakporandakan oleh virus.

”Bayangkan, flu spanyol yang merebak seratus tahun lalu, 1918, tak banyak informasi yang disampaikan generasi 1918 kepada kita hari ini,” kata Dr. Erna, sosiolog Unila.

Tragedi mirip pandemi Covid-19 itu hanya meninggalkan secuil info bahwa wabah tersebut telah menelan 50 juta penduduk dunia tewas, katanya.

Saat ini, kata Erizal Barnawi, MSn selaku editor bidang budaya, kita hidup di Era Revolusi Industri 4.0 ini.

“Harus bersyukur atas kemajuan teknologi dan memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi kepada generasi mendatang,” katanya.

Dia berharap walau para menulis sudah meninggal kelak, tapi kita masih bisa beramal lewat informasi yang bermanfaat untuk generasi selanjutnya.

Syafarudin, MA, salah seorang tim editor menyiapkan buku kapsul waktu ini dengan judul: Covid19 Dan Disrupsi Tatanan Sosial Budaya Ekonomi dan Politik. (Pesan dari Epistemic Community 2020)”

Selain Syafarudin, MA, tim yang akan mengedit naskah adalah Dr. Erna Rochana, Dr. Bagus Wardianto, dan Erizal Barnawi, M.Sn..

“Kami mengundang penulis esay (call for essay) bagi kalangan akademisi, jurnalis, aktivis dan diaspora Indonesia untuk mengisi kapsul waktu tersebut,” ujar Syafarudin kepada Kantor Berita RMOLLampung.

Menurut dia, kumpulan esay terpilih akan diterbitkan dalam buku cetak dan e-book serta diluncurkan sebagai kapsul waktu (time capsule).

Time capsule adalah metode berkomunikasi dengan generasi masa depan melalui pesan resmi.

Epistemic Community 2020 akan menyampaikan hal-hal yang dilakukan Bangsa Indonesia dalam menghadapi Covid-19.

Penulis diminta untuk merekomendasikan hal-hal konyol yang tidak perlu diulangi, dan merekomendasikan upaya pencegahan, mitigasi dan pemulihan bila menghadapi mutan Covid-19”, katanya.

Syafarudin, MA menargetkan buku kapsul waktunya terbit Agustus – September 2020 dan akan diluncurkan dalam diskusi online pada bulan Oktober 2020.

Syarat Substantif dan Teknis essay

Dr. Bagus Wardianto editor bidang ekonomi menjelaskan lima syarat substantive dan teknis essay.

1. memuat ide, kiat, kisah, kearifan lokal, modal sosial nasional, catatan disrupsi yang mesti didorong dan mesti dihindari pada tatanan sosial budaya, ekonomi, poltik dan atau lintas tatanan.

2. khusus Diaspora, eksplorasi apa saja kiat yang mesti diadopsi Indonesia, dan kiatnya apa yang mesti dihindari dari negara yang anda tempati saat hadapi Covid19.

3. Essay ditulis dikertas A4, margin 4-3-3-3, spasi 1,5, huruf Time News Roman 12, jumlah halaman 7-10. Sinopsis selembar halaman spasi satu.

4. Penulisan berkerangka, ada sub judul. Sumber kutipan ( data, referensi) ditulis dalam kurung dan daftar pustaka bila ada. Lampirkan selembar narasi biodata penulis plus foto diri 4×6.

5. Naskah belum pernah dipublikasikan sebelumnya.

Batas Pengiriman Essay

Tulis nama penulis dan pilih kategori tatanan. Naskah essay dikirim via email ke editor relevan paling lambat tanggal 20 Juni 2020 pukul 22.00 WIB.

Pengumuman Essay

Daftar esay yang lolos dan tidak lolos diumumkan pada tanggal 6 Juli 2020 melalui email dan website fisip unila. Penulis yang tidak lolos, naskah akan dikembalikan via email, dengan ucapan terima kasih dan catatan.

Kontak e-mail editor

Dr.ErnaRochana/Sosial
/erna_unila@yahoo.co.id

ErizalBarnawi, MSn/budaya
/erizalbarnawi@yahoo.co.id

Dr. Bagus Wardianto/ekonomi
/kbagusw.unila@gmail.com

Syafarudin, MA/chief editor/politik/
lintas tatanan
/syafar.unila@gmail.com

Reward Bagi Penulis

Naskah dan Penulis yang lolos, maka
1. Naskahnya akan dibukukan dan diterbitkan dalam bunga rampai cetak dan e-book.
2. Penulis akan mendapat empat eksemplar buku, menjadi peserta dan nara sumber acara launching dan diskusi buku online
3.Mendapatkan sertifikat piagam penghargaan

Penyelenggara
Sinergi Labpolotda JIP FISIP Universitas Lampung, Penerbit Pusaka Media, Lampung Heritage Society, dan Mitra

Sekretariat
Gedung D FISIP Universitas Lampung
Jl. Prof. Soemantri brojonegoro No.1 Gedung Meneng, Bandar Lampung

Catatan Peserta
Penulis sendiri atau tim dua orang.
Akademisi meliputi: dosen, mahasiswa S2/S3, guru dengan strata pendidikan S2.
Jurnalis adalah wartawan yang bekerja pada sebuah media cetak atau elektronik. Aktivis adalah penggiat organisasi kemasyarakatan, kemahasiwaan, kepemudaan, atau NGO yang peduli covid19. Diaspora indonesia merupakan warga negara asal Indonesia yang bermukim di suatu negara lebih dari dua tahun.

Terima kasih atas bantuan rekan media cetak dan elektronik yang telah meyebarluaskan informasi ini. Tabik pun.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Organisasi Pers Desak Kapekon Sukaraja Minta Maaf, Atau Mundur!

 Dugaan pelecehan terhadap media online oleh Boymin selaku Kepala Pekon (Kapekon) Sukaraja Kecamatan Semaka, menuai kecaman beberapa organisasi...

“Garang” Di Medsos, Abu Janda Tak Muncul Dipanggil Bareskrim

Permadi Arya atau Abu Janda mungkin hanya kelihatan garang di sosial media. Dipanggil Bareskrim Polri terkait ujaran kebencian dan penistaan agama, batang hidungnya tak...

Rumah Ibadah Boleh Dibuka Di Masa New Normal Versi Kemenag

 Rencana pemerintah pusat untuk mengembalikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat kembali normal dalam bingkai tatanan kehidupan baru atau...

New Normal Atau Norma Baru?

Oleh Dr. Andi Desfiandi, SE,. MA PEMERINTAH merencanakan penerapan new normal atau "kenormalan baru", yakni "pelonggaran" daerah zona hijau dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Secara bertahap...
Translate »