665 Pebulu Tangkis Berlaga di Gubernur Lampung Badminton Open 2026

•OLAHRAGA
externalexternalexternalexternal
665 Pebulu Tangkis Berlaga di Gubernur Lampung Badminton Open 2026
Pembukaan Gubernur Lampung Badminton Open 2026/pemprov lampung

Article Header ImageSebanyak 665 pebulu tangkis dari seluruh kabupaten/kota di Lampung ambil bagian dalam Gubernur Lampung Badminton Open 2026.

Turnamen yang mempertandingkan 15 kategori tersebut dibuka Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Ryuga Badminton Hall, Lampung Selatan, Minggu, 27 September 2026.

Kompetisi berlangsung selama delapan hari, mulai 27 September hingga 4 Oktober 2026.

Gubernur yang akrab disapa Mirza itu mengatakan, turnamen tidak hanya menjadi ajang mencari atlet berprestasi, tetapi juga bagian dari membangun budaya olahraga dan karakter generasi muda Lampung.

"Atlet badminton nasional, atlet olahraga nasional, merupakan perwujudan dari sebuah sistem, sebuah program, dan sebuah gerakan. Salah satu gerakan itu adalah bagaimana membentuk generasi sumber daya manusia yang baik untuk menuju Indonesia Emas," kata Mirza.

Menurutnya, pembangunan generasi muda tidak cukup hanya melalui kemampuan akademik. Kesehatan fisik, kedisiplinan, sportivitas dan kebiasaan berolahraga juga harus dibangun sejak dini.

"Generasi harus sehat, harus punya budaya olahraga, harus cinta dengan olahraga, harus punya disiplin seperti disiplin dalam berolahraga, dan harus punya sifat fair atau sportivitas seperti dalam olahraga," ujarnya.

Mirza ingin bulu tangkis semakin dekat dengan kehidupan anak-anak dan pelajar, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA.

Pembinaan olahraga, menurutnya, juga tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian prestasi. Olahraga dapat menjadi ruang bagi anak-anak untuk bermain, bersosialisasi sekaligus membentuk karakter.

"Bagaimana menjadikan bukan hanya akademis, tetapi olahraga, terutama badminton, menjadi budaya anak-anak SD, SMP, dan SMA," katanya.

Mirza juga menilai kompetisi menjadi salah satu kunci meningkatkan kemampuan atlet. Karena itu, semakin banyak turnamen berkualitas digelar, semakin besar pula ruang bagi atlet untuk berkembang.

"Saya percaya tidak akan ada peningkatan kualitas tanpa ada kompetisi. Semakin banyak kompetisi, akan semakin semangat orang untuk meningkatkan kualitas," tegasnya.

Untuk memperluas pembinaan, Mirza mendorong kompetisi bulu tangkis tidak berhenti pada Gubernur Cup. Turnamen serupa diharapkan tumbuh hingga tingkat kabupaten, kecamatan bahkan desa.

"Maka saya harapkan dorongan dari Pak Asri selaku ketua penyelenggara untuk membuat Gubernur Cup ini juga menjadi inspirasi. Di sini banyak klub-klub badminton, banyak PBSI di setiap kabupaten/kota. Dibuatlah Badminton Open, Bupati Cup, Camat Cup, Kades Cup. Jadi ada kompetisi mulai dari bawah," ujarnya.

Dengan pembinaan dan kompetisi yang dilakukan secara berkelanjutan, Mirza berharap Lampung dapat melahirkan lebih banyak atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

"Kita punya SDM yang banyak. Ini yang harus kita padukan menjadi satu keunggulan dan ini adalah salah satu cara kita membentuk generasi-generasi terbaik," katanya.

Mirza juga berharap fasilitas Ryuga Badminton Hall dapat dimanfaatkan untuk menggelar lebih banyak kegiatan olahraga, termasuk pertandingan berskala nasional.

"Bertandinglah dengan sungguh-sungguh, junjung tinggi sportivitas dan tunjukkanlah semangat juara. Mari kita kobarkan semangat olahraga Lampung, kita lahirkan lebih banyak juara, kita harumkan nama Lampung, kita bawa prestasi Lampung semakin tinggi," pesannya kepada peserta.

Pembukaan Gubernur Lampung Badminton Open 2026 turut dimeriahkan penampilan penyanyi Anggi Marito.Article Image

Editor : Faiza Ukhti Annisa

Kata Kunci


Berita Terkait