23.8 C
Bandar Lampung
Minggu 31 Mei, 2020 03:46 WIB
Beranda DAERAH Pasar Gayabaru, Pedagang Dan Pembeli Masih Banyak "Gaya Lama"

Pasar Gayabaru, Pedagang Dan Pembeli Masih Banyak “Gaya Lama”

Masih banyak pembeli dan pedagang gaya lama, cuek dengan pandemi Covid-19 di Pasar Gayabaru, Kecamatan Seputihsurabaya, Kabupaten Lampung Tengah, sehari jelang Lebaran Idul Fitri 1441 H.

Pihak kecamatan dan instansi terkait tak kurang-kurang mengingatkan warga dan pedagang agar menjaga jarak dan memakai masker.

Namun, masih banyak yang seakan tak peduli bahaya penyebaran virus corona.

Banyak pembeli yang tak pakai masker dan physical distancing.

Para aparat setempat terus menghimbau warga agar pakai masker/Foto RMOLLampung

Selain itu, pasar ini tidak memiliki tempat cuci tangan dan juga tidak ada pengecekan suhu tubuh.

Menurut Sekretaris Kecamatan Seputih Surabaya Margono, pihaknya setiap hari menghimbau masyarakat menggunakan masker ke pasar.

“Kami setiap hari menghimbau masyarakat untuk menggunakan masker jika ke pasar.,” ujarnya kepada Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (23/5).

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Seputihsurabaya meminta warga yang tak pakai masker pulang mengambilnya.

Masih banyak warga yang tak pakai masker dan menjaga jarak di pasar/Foto RMOLLampung

Sedangkan untuk tempat cuci tangan, Margono menjelaskan pihaknya telah memberikan imbauan ke seluruh pemilik toko agar menyediakan cuci tangan dan sabun untuk pelanggannya.

“Sebelum Ramadan kita sudah berikan surat edaran ke seluruh pemilik toko,” jelasnya.

Secara terpisah, Pengelola Parkir Pasar Gayabaru, Lukman mengatakan menyemprot disinfektan seminggu sekali setiap pagi.

“Pihak kecamatan selalu keliling pasar menggunakan toa untuk mengimbau masyarakat menggunakan masker,” jelasnya.

EDITOR : herman bm
Sumber : herman bm

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Organisasi Pers Desak Kapekon Sukaraja Minta Maaf, Atau Mundur!

 Dugaan pelecehan terhadap media online oleh Boymin selaku Kepala Pekon (Kapekon) Sukaraja Kecamatan Semaka, menuai kecaman beberapa organisasi...

“Garang” Di Medsos, Abu Janda Tak Muncul Dipanggil Bareskrim

Permadi Arya atau Abu Janda mungkin hanya kelihatan garang di sosial media. Dipanggil Bareskrim Polri terkait ujaran kebencian dan penistaan agama, batang hidungnya tak...

Rumah Ibadah Boleh Dibuka Di Masa New Normal Versi Kemenag

 Rencana pemerintah pusat untuk mengembalikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat kembali normal dalam bingkai tatanan kehidupan baru atau...

New Normal Atau Norma Baru?

Oleh Dr. Andi Desfiandi, SE,. MA PEMERINTAH merencanakan penerapan new normal atau "kenormalan baru", yakni "pelonggaran" daerah zona hijau dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Secara bertahap...
Translate »