23.3 C
Bandar Lampung
Sabtu 6 Juni, 2020 01:57 WIB
Beranda DAERAH Bupati Dendi: Isolasi Diri Pemudik Dari Zona Merah

Bupati Dendi: Isolasi Diri Pemudik Dari Zona Merah

Tim Sosialisasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Pesawaran mengingatkan para pemudik dari zona merah agar mengisolasi diri untuk pencegahan penyebaran virus Covid-19.

“Jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, semua pemudik, terutama dari Pulau Jawa,  harus diisolasi, tidak boleh tebang pilih,” ujar Isroni Mihardi menyampaikan pesan Bupati Dendi Ramadhona.

Kadis Kominfo itu menyampaikam pesan Bupati Dendi yang juga ketua Tim GTPP Covid-19 ketika bersama Tim Sosialisasi GTPP membagikan masker serta sabun cuci kepada masyarakat di Pasar dan Balai Desa Bunut, Kecamatan Wayratai, Rabu (20/5).

Tim Sosialisasi GTPP Pesawaran saat sosialisasi protokol kesehatan dan pembagian masker di Balai Desa Bunut/Foto Kominfo Pesawaran.

“Aparat desa harus cerewet mengingatkan warga pentingnya protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah karena memang itu pekerjaan kita,” katanya kepada Kantor Berita RMOLLampung.

Dia minta kepada camat dan kades jangan ada rasa tidak enak kepada masyarakat.

Jika ada yang datang dari zona merah, ketentuannya orang tersebut harus diisolasi, karena tidak ada yang tahu apakah orang tersebut pembawa virus corona atau tidak, tambah Isroni Mihardi.

Dijelaskannya, ada orang tanpa gejala (OTG) yang bisa menularkan virus corona dengan kondisi fisik terlihat sehat.

Dia juga memgingatkan agar tidak ada kerumunan jelang dan saat Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

MUI sudah mengeluarkan fatwa yang menghimbau masyarakat melakukannya di rumah saja.

Kapten Inf Sugeng Pamudji ketika sosialisasi di Pasar Bunut, Kecamatan Wayratai, Pesawaran/Foto Kominfo Pesawaran.

Tugas Aparat

Hal tersebut disampaikan Ketua GTPP Covid-19 Kabupaten Pesawaran Letkol Kav Robinson Octavianus Bessie yang diwakili oleh Kapten Inf Sugeng Pamudji.

Kapten Inf. Sugeng Pamudji mengatakan setiap aparat harus sering menghimbau masyarakat agar lebih faham bagaimana cara pencegahan wabah corona dengan rajin cuci tangan, pakai masker dan semua yang dianjurkan pemerintah.

“Intinya, jangan bosan kita memberikan himbauan,” ujarnya.

Dia yakin setiap orang ingin pamdemi virus Covid-19 ini segera berakhir.

Setiap orang harus menyadari buruknya dampak ekonomi jika tak segera diputus mata rantai virus corona ini, misalnya terjadinya peningkatan kriminalitas, katanya.

Sugeng juga mengapresiasi warga Desa Bunut yang menurutnya memiliki tingkat kesadaran yang baik dalam mencegah penyebaran birus Covid-19 ini.

Hal tersebut tercermin dari banyaknya masyarakat yang sudah menggunakan masker dalam setiap kegiatannya sehari-hari.

 

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Bantuan PKH Dan BPNT Di Pekon Sukaraja Semaka Carut Marut

 Carut marut terjadi dalam penyaluran Bantuan Kesejahteraan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)...

Putra Daerah Diharapkan Dampingi Dendi Di Pilbup 2020

DPP Partai Golkar menitipkan kadernya, Ketua Golkar Kabupaten Pesawaran, sebagai pendampingi Dendi Ramadhona pada Pilbup 2020. Ketika dimintakan tanggapannya oleh Rama Diansyah dari Kantor Berita...

Yusak Berpeluang Dampingi Dendi Pada Pilbup 2020

Ketua Golkar Kabupaten Pesawaran Yusak berpeluang mendampingi petahana Dendi Ramadhona untuk periode keduanya 2020-2025. Dalam surat penetapan sementara bakal calon kepala daerah kepada Dendi Ramadhona,...

Pemkab Tanggamus Keluarkan Surat Edaran Tentang Ibadah Di Masa Pandemi

  Menyikapi perkembangan kebijakan dan kondisi pandemi Covid-19 saat ini, Pemkab Tanggamus mengeluarkan Surat Edaran tentang penyelenggaraan kegiatan keagamaan...
Translate »