23.3 C
Bandar Lampung
Sabtu 6 Juni, 2020 01:26 WIB
Beranda DAERAH Warga Sukarela Gotong Royong Siapkan Makam Korban Covid-19

Warga Sukarela Gotong Royong Siapkan Makam Korban Covid-19

Warga gotong royong menyiapkan liang lahat untuk korban terinfeksi virus corona di Pekon Srigaluh, Kelurahan Sekincau, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat, Sabtu siang (4/4).

Mereka bergantian menggali kuburan di lokasi pemakaman kampung korban di TPU Srigaluh. Sayuti (Sy) usia 71 tahun meninggal positif corona di RSUD Abdul Moeloek, Jumat, pukul 23.30 WIB.

Seorang pamong desa setempat memberikan pengarahan bahwa warga hanya diijinkan menyiapkan liat lahat. Setelah itu, prosesi pemakaman dilakukan petugas khusus dari Provinsi Lampung.

Warga bergotongroyong menyiapkan liang lahat untuk warga mereka yang meninggal akibat terinfeksi virus corona di Sekincau, Kabupaten Lampung Barat/RMOLLampung

Camat Sekincau M. Agus Setiawan, SE, M.M lokasi mengatakab pemakaman sebelumnya ditawari Pemprov Lampung di Kota Bandarlampung.

Keluarga korban juga, kata Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus sudah ikhlas mengikuti arahan  Dinas Kesehatan Provinsi Lampung maupun Dinas Kesehatan Lampung Barat.

Namun, warga sekitar tempat tinggal korban menerima jenazah bahkan mereka bergotong royong menggalikan liang lahat untuk warganya.

Liang lahat sudah disiapkan warga untuk korban meninggal akibat covid-19/RMOLLampung

Agus Setiawan mengatakan terus melakukan koordinasi protokol pemakaman yang antara lain tidak diperkenankan keluarga nenyaksikan prosesi pemakaman.

”Informasi yang kami terima jenazah diberangkatkan sore ini, sehingga prosesi pemakaman bisa malam hari,” ujarnya.

Menurut dia, pihak keluarga dan masyarakat menyatakan kesiapan mereka mengikuti protokol prosesi pemakaman korban covid-19.

Almarhum merupakan merupakan pasien rujukan dari Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar (RSUDAU) yang meninggal  saat perawatan isolasi di RSUD Abdul Moeloek milik Pemprov Lampung.

Parosil Mabsus menyarankan keluarga tetap mendoakan dari rumah. Semua warga Lampung Barat juga dimintanya mendoakan agar diberikan kelapangan di alam kuburnya serta ditempatkan di surga Alloh SWT.

Ia juga berharap masyarakat tidak pankk dan terus siaga mengikuti protokol pencegahan Covid-19. “Semoga wabah ini segera berakhir,” pungkasnya.

Sebelumnya, keluarga sudah ikhlas jika keluarga mereka yang meninggal di RSUD Abdul Moeloek, Jumat (3/4), pukul 23.30 WIB dimakamkan di Korta Bandarlampung

Namun, warga menerima pemakaman pasien covid-19 yang mati syahid tersebut, Sayuti (Sy) usia 71 tahun di TPU Srigaluh, Kelurahan Sekincau, Kecamatan Sekincau.

Camat Sekincau M. Agus Setiawan, SE. MM mengucapkan syukur atas kesadaran masyarakat menerima warganya yang meninggal akibat terinfeksi virus corona.

Saat ini, Sabtu siang (4/4), katanya kepada Kantor Berita RMOLLampung, keluarga dan warga kampung tengah menunggu jenazah pasien bernomor 10 positif covid-1.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung Barat Parosil Mabsus menyambut gembira respon positif masyarakat terhadap korban yang memiliki riwayat perjalanan ke Goa Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dr. dr. Reihana, mengatakan, jenazah covid 19 ditangani sesuai standar yang di tetapakan WHO, sehingga warga tak perlu khawatirkan.

”Jenazah pasien covid-19 tentu saja dimandikan (secara Islam) lalu disiram desinfektan baru dibungkus dengan kain kafan dan disiram lagi dengan desinfektan,” katanya.

Setelah itu dimasukkan ke dalam kantong plastik dan ditutup disiram lagi dengan desinfektan baru kemudian dimasukkan ke dalam peti yang juga disiram desinfektan.

Peti jenazah disegel, tidak boleh dibuka, ujar Raihana.

Sehari sebelumnya, Jumat (3/4), warga Desa Purwotani, Kotabaru, Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan aksi menolak pemakaman kembali korban covid-19 dekat kawasan perkampungan mereka.

Mereka merasa kecolongan ketika pemakaman korban 02 covid-19 dikuburkan di kawasan Perkemahan Kotabaru, Senin (30/3).

1 KOMENTAR

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Baca Juga

Bantuan PKH Dan BPNT Di Pekon Sukaraja Semaka Carut Marut

 Carut marut terjadi dalam penyaluran Bantuan Kesejahteraan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)...

Tak Ada Yang Gratis, Rapid Test Pelaku Perjalanan Dinas Dibayari Pemerintah

 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, membenarkan rapid test harus bayar Rp 350 ribu. Ia...

Rapid Test Di Diskes Lampung Bayar Rp 350 Ribu

 Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Lampung yang juga wali santri, mengeluhkan biaya rapid test yang terlalu...

Gempa Tektonik 4,9 SR Di Lepas Pantai Kabupaten Pesisir Barat

Gempa tektonik berkekuatan 4,9 scala richter (SR) menggetarkan Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung,Jumat (5/6), pukul 11.04 WIB. Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG),...
Translate »