Rahman Kholid, SH, MH menganggap pernyataan Alzier Dianis Thabranie lucu-lucuan saja akan melaporkan Sekdaprov Lampung Fahrizal Darminto yang kemungkinan akan jadi komisaris utama Bank Lampung ke KPK.

“Sok bicara hukum tapi tidak mengerti hukum,” ujarnya menanggapi “ancaman” tokoh masyarakat Lampung Alzier kepada Kantor Berita RMOLLampung, Selasa (10/3).

Praktisi hukum yang juga ketua Golkar Kabupaten Pesisir Barat ini berpendapat Alzier–seniornya di Partai Golkar–melihat aneh karena belum ada kerugian negara yang dilakukan Fahrizal Darminto.

“Memang sudah ada kerugian negara atau Pak Sekda sudah menjadi komisaris dan merugikan negara atau akan merugikan negara, hukum itu sederhana,” ujarnya.

Rahman Kholid mengumpamakan pisang goreng hangus di panci tutupnya alias fakta dulu baru bicara hukum.

Sebelumnya, Alzier menilai tidak tepat pengajuan orang dekat Gubernur Lampung Arinal Djunaidi–Sekdaprov Lampung Fahrizal Darminto–sebagai calon komisaris utama Bank Lampung.

“Saya akan membuat surat ke KPK RI dan Kejagung jika ini benar–benar terjadi karena menyalahi aturan,” kata Alzier, mantan dua periode ketua Golkar Lampung.

Masak, katanya, PNS aktif mau mengambil gaji honer dari Bank Lampung. ‘Double-double itu. Waduh-waduh rusak Lampung ini,” tandas Alzier.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here