Bupati Hj. Dewi Handajani dan Wakil Bupati Hi. AM. Syafi’i/Ist

 Di usianya yang ke-23 tahun, Kabupaten Tanggamus berjuluk Bumi Begawi Jejama, sudah banyak capaian keberhasilan baik di bidang pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat.

Terlebih, sejak di bawah kepemimpinan Bupati Hj. Dewi Handajani dan Wakil Bupati Hi. AM. Syafi’i. Program-programnya begitu mengakar di rakyat. Pun sederet torehan prestasinya pun mampu mengibarkan nama Tanggamus di kancah pusat, tingkat nasonal.

Begitu banyak keberhasilan yang dicapai, utamanya dalam pelaksanaan program pembangunan sebagai upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat.  

Seperti bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ketentraman, ketertiban umum, perlindungan masyarakat, perumahan dan pemukiman, serta sosial.

Baik yang menjadi kewenangan Pemkab Tanggamus, maupun yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.

Sejak kepemimpinannya dari tahun 2018, terdapat Program 55 Aksi sebagai janji keduanya saat mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus.

Selanjutnya Program 55 Aksi ini telah diselaraskan dengan Program Pembangunan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tanggamus, dan telah dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan sampai tahun 2019, diantaranya:

1. Bidang Pendidikan.

Dalam rangka merealisasikan misi membangun manusia yang berkualitas, telah berhasil direhabilitasi hampir seluruh sekolah yang ada, dan membangun Unit Sekolah Baru (USB).

Sampai saat ini jumlah sekolah di Kabupaten Tanggamus terdapat 121 unit TK, 409 unit SD, 56 unit MI, 83 unit SMP, 46 unit MTs, 26 unit SMA, 23 unit MA, 23 unit SMK dan 1 unit SLB.

Program yang telah dilaksanakan diantaranya, pemberantasan buta aksara AL-Qur’an, pemberian sertifikasi kepada 1.500 peserta, pemberian penghargaan kepada 20 orang Santri dan Santriwati, Siswa-Siswi berprestasi dengan jumlah 86,9 juta Rupiah, pemberian insentif kepada 1.496 guru TKS, 767 tenaga teknis, 1.229 pendidik PAUD dan 1.727 guru PGHM dengan jumlah 13,7 Milyar rupiah.

Pemberian Bantuan Operasional dan Insentif Tendik PAUD dan Tenaga Kependidikan kepada 434 Lembaga dengan jumlah mencapai 4,6 Milyar Rupiah; juga pembangunan Rumah Dinas Guru Daerah Terpencil sebanyak 1 unit; pelaksanakan 6 kegiatan kompetensi Guru dengan jumlah Rp.752.610.000,00; dan pemberian beasiswa kepada siswa tidak mampu berprestasi kuliah di Perguruan Tinggi Negeri kepada 20 orang dengan jumlah 52,5 juta Rupiah, dan berbagai prestasi lainnya.

2. Bidang Kesehatan.

Pemkab Tanggamus senantiasa berkomitmen untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat, mulai dari pemenuhan infrastruktur, tenaga kesehatan, pelayanan kesehatan dan inovasi lain untuk kemudahan pelayanan kesehatan di Tanggamus.

Untuk Infrastruktur dari tahun ketahun terus dibenahi dan ditingkatkan, terdapat 2 rumah sakit, rumah bersalin 2 unit, puskesmas 23 unit (rawat Inap 5 unit), 62 puskesmas pembantu dan 16 poliklinik serta posyandu plus 672 unit.

Untuk tenaga kesehatan terdapat 545 orang bidan, 264 orang perawat, 79 orang ahli gizi, 52 orang dokter umum, 14 orang Dokter Spesialis, 3 orang dokter gigi, dan 14 orang tenaga farmasi, juga beberapa program unggulan yang telah dilaksanakan.

3. Bidang Pekerjaan Umum,  Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat.

Bidang infrastruktur menjadi prioritas pembangunan, upaya menyediakan infrastruktur yang baik, telah menjadi program yang dilaksanakan secara konsisten oleh Pemkab, telah dilaksanakan peningkatan infrastruktur jalan, drainase, irigasi serta fasilitas umum, diantaranya, peningkatan pembangunan dan peningkatan prasarana transportasi, peningkatan jalan dengan capaian 45,78 KM, dan pembangunan jalan poros untuk mendukung aksesilibitas sepanjang 62,42 KM, pembangunan jembatan di 9 lokasi.

Irigasi, telah dilaksanakan pembangunan dan pemeliharaan jaringan sepanjang 23,46 KM pada 34 daerah Irigasi, dan dibangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di 9 lokasi dengan sasaran 2.200 KK, juga pembangunan sanitasi, pembangunan sarana prasarana sanitasi di 11 lokasi dengan sasaran 2.500 KK.

Program bedah rumah, 740 paket rumah tidak layak huni, yang terdiri dari 600 rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, 140 rumah bagi warga terdampak bencana.

4. Bidang Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat.

Pemkab telah membuat peraturan daerah bagi terwujudnya ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, melalui OPD Satuan Polisi Pamong Praja dan Jajaran Kecamatan.

Pemkab bersinergi dengan unsur Kepolisian dan TNI melalui Polres Tanggamus dan Kodim 0424 Tanggamus, salah satunya adalah dengan pemberian bantuan kendaraan operasional untuk Kodim 0424 dan Polres Tanggamus sebanyak 6 unit sepeda motor. 

5. Bidang Sosial.

Pemkab senantiasa menjamin kondisi sosial masyarakat, diantaranya melalui peningkatan program Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dalam bentuk rehab rumah layak huni sebanyak 10 rumah, serta 120 rumah bantuan dari Kementerian Sosial, pemberian bantuan Kelumpok Usaha Bersama (KUBE) kepada 30 kelompok, bantuan sumur bor di 1 lokasi, serta pengadaan sumur bor dan pagar makam di 2 lokasi.

6. Bidang Pemerintahan.

Untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik menuju tercapainya good and clean government, Pemkab terus melakukan peningkatan kapasitas dan kualitas aparatur pemerintahan, profesional, jujur, ramah dan resposif, sehingga dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh masyarakat, telah dilaksanakan program Absensi Fingerprint secara online bagi pegawai, dan pelayanan Ramah, Amanah, Tegas dan Ungul (Ratu) ditambah program Bunda Dewi Serap Asfirasi dan Informasi (Bude Sar,i)

Beberapa penghargaan dalam bidang Pemerintahan telah diterima, untuk tingkat nasional diraih Penghargaan Kabupaten/Kota Peduli HAM dari Kementerian Hukum dan HAM RI. terbaik I Proklim (Program Kampung Iklim) dari Kementerian Lingkungan Hidup RI. terbaik II dan Penghargaan Kabupaten Inovatif Pelaksanaan Penilaian Kinerja Upaya Pencegahan dan Penurunan Stuting Terintegrasi, serta Predikat “B” SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) dari Kementerian PAN RB RI. ditingkat Provinsi Lampung, diraih Terbaik Ke-III Anugerah PANGRIPTA Saburai, yaitu penghargaan untuk Dokumen RKPD terbaik Tingkat Provinsi Lampung, dalam pengelolaan anggaran mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

7. Bidang Keagamaan.

Mewujudkan Kabupaten Tanggamus sebagai kabupaten yang agamis. Hal ini ditandai dengan banyaknya tempat ibadah 991 Masjid, 1.159 Musholla, 14 Gereja Katolik, 15 Gereja Protestan, 6 Pura dan 1 Vihara. Pemberian insentif kepada 302 guru ngaji, 302 penceramah/khotib, 1.800 Majelis taklim, 1.000 marbot masjid, 233 PPN dan 40 Sekolah Minggu, Beasiswa Santri dan Santriwati berprestasi kepada 20 orang dengan jumlah 315 juta.

Pemberangkatan Umroh kepada 51 orang, pemberian bantuan kepada 224 Masjid dan Musholla; serta pemberian bantuan terhadap 50 Pondok Pasantren, juga berbagai prestasi.

8. Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Pemkab Tanggamus juga senantiasa mengupayakan Kabupaten Tanggamus sebagai kabupaten Layak Anak (KLA). dengan melaksanakan Program Layak anak di setiap OPD kabupaten tanggamus. Dengan berbagai prestasi yang didapat.

9. Bidang Pelayanan Publik.

Program Pemberian Akta Kelahiran secara Gratis kepada bayi yang baru lahir, sebanyak 2.686 Akta Kelahiran di 20 Kecamatan, melakukan perekaman E-KTP dan melayani kebutuhan dokumen kependudukan masyarakat, baik yang dilakukan di tempat pelayanan Disdukcapil, maupun melalui metode jemput bola atau mobil e-ktp keliling.

Bidang perizinan telah diterbitkan sejumlah perizinan yang terbagi dalam 35 jenis perizinan, salah satunya meningkatkan pelayanan telekomunikasi, dimana masih terdapat beberapa wilayah blankspot diberberapa wilayah, telah dibangun 2 Tower BTS di wilayah terpencil, 1 unit di Pulau Tabuan, dan  1 unit di Pekon Tengor kecamatan cukuh balak, melayani pengaduan masyarakat melalui perangkat telekomunikasi, dengan Telepon/SMS/ WhatsApp ke Nomor : 08117240333.

10. Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) selama lima tahun terakhir ini terus mengalami peningkatan, 3,00 point dari tahun 2014, IPM Kabupaten Tanggamus mencapai 62,67 dan terus meningkat menjadi 65,67 di tahun 2018. Berdasarkan status capaian pembangunan manusia, IPM Kabupaten Tanggamus di tahun 2018 bersama 12 kabupaten lainnya di Provinsi Lampung termasuk dalam kategori sedang dengan perkembangan yang cukup baik.

11. Pembangunan Kawasan Industri Tanggamus.

Kawasan Industri Tanggamus (KIT), merupakan pilar pengembangan potensi ekonomi di Lampung, dan telah masuk sebagai Kawasan Strategis Nasional, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja untuk mengurangi pengangguran dengan tujuan untuk mensejahterakan rakyat.

Pemkab telah menetapkan sub-kawasan strategis batu balai dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tanggamus 2011-2031.

Pemerintah Pusat dan BUMN seperti PT. Pertamina dan para investor baik dari dalam maupun luar negeri telah mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Ulu Belu III dan IV dengan kapasitas 2 x 55 MW saat ini sudah beroperasi, sedangkan Proyek I dan II kapasitas 2 x 55 MW masih dalam proses konstruksi.  Saat ini telah pula dibangun PLTA Semaka dengan kapasitas 2 x 27,7 MW oleh PT.

Masih banyak lagi keberhasilan pembangunan yang dicapai pemkab tanggamus selama 23 tahun sejak berdirinya, itu semua tidak terlepas dari kinerja pemimpinnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here