Sebanyak 20 korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 berhasil teridentifikasi. Satu di antaranya diketahui merupakan warga Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung.
Korban asal Lampung tersebut bernama Feris Sudaryanto (37). Namanya masuk dalam daftar 20 korban yang telah berhasil diidentifikasi Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan.
Identifikasi dilakukan terhadap 42 kantung jenazah yang sebelumnya berhasil dievakuasi. Hingga Jumat, 25 September 2026, sebanyak 20 di antaranya telah diketahui identitasnya, sedangkan 22 kantung jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi.
Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Sumy Hastry Purwanti mengatakan, sampel DNA telah diambil dari seluruh jenazah yang belum diketahui identitasnya.
"22 jenazah yang belum teridentifikasi kami ambil sampel DNA semua, kami berusaha semaksimal mungkin. Mengidentifikasi dari primer, sekunder, dan ante mortem keluarga," ujar Sumy di RS Bhayangkara Banjarmasin, Jumat, 25 September 2026.
Sebanyak 22 kantung jenazah yang belum teridentifikasi selanjutnya akan ditangani Tim DVI Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan DNA.
Dalam proses tersebut, tim membutuhkan data ante mortem dari keluarga untuk dicocokkan dengan sampel DNA para korban.
Proses identifikasi ditargetkan dapat diselesaikan secepatnya apabila seluruh data ante mortem dari keluarga korban telah tersedia.
Sementara itu, Tim DVI Polda Kalimantan Selatan telah merilis identitas 20 korban yang berhasil dikenali. Mereka yakni:
- Reyner Fausta Yosilianto (22), Malang, Jawa Timur
- Nurul Rian Hidayat (33), Pamekasan
- Deny Ridzal Saputra (29), Kediri, Jawa Timur
- Imam Soeparno (66), Surabaya, Jawa Timur
- Erick Maisul Latif (37), Garut, Jawa Barat
- Risyan Kurnia Putra (28), Garut, Jawa Barat
- Surya (59), Tapin, Kalimantan Selatan
- Yuli (29), Banjarmasin, Kalimantan Selatan
- Muhammad Abdiannoor (30), Banjarmasin, Kalimantan Selatan
- Annas (48), Bangkalan, Jawa Timur
- Bagus Mahendra (20), Klaten
- Aldo Nurrahmansyah (19), Surakarta, Jawa Tengah
- Jumbrik (25), Lamongan, Jawa Timur
- I Putu Angga Santyana (21), Mataram
- Deny Dwi Saputra (32), Boyolali, Jawa Tengah
- Abdul Fikri (27), Purbalingga, Jawa Tengah
- Tuti (29), Banjarmasin, Kalimantan Selatan
- Mashudi (27), Jepara, Jawa Tengah
- Feris Sudaryanto (37), Lampung Tengah
- Aditya Firmansyah (19), Kediri, Jawa Timur
Dengan teridentifikasinya 20 korban tersebut, proses identifikasi kini masih difokuskan terhadap 22 kantung jenazah lainnya melalui pemeriksaan DNA dan pencocokan data keluarga.
