13 Insiden Siber Serang Aset Digital Pemkot Bandar Lampung, Ada Tautan Judi Online

13 Insiden Siber Serang Aset Digital Pemkot Bandar Lampung, Ada Tautan Judi Online
Plh Kepala Dinas Kominfo Kota Bandar Lampung, Rizky Agung Ariesantho bersama Wilson Faisol/dok

Article Header Image Pemerintah Kota Bandar Lampung mencatat 13 laporan insiden dan kerentanan siber yang menyasar aset digital milik pemerintah daerah sepanjang semester I 2026.

Temuan tersebut menunjukkan ancaman terhadap sistem digital pemerintahan tidak hanya berupa gangguan teknis, tetapi juga mencakup paparan informasi hingga penyisipan tautan judi online pada aset digital pemerintah.

Plh Kepala Dinas Kominfo Kota Bandar Lampung, Rizky Agung Ariesantho, mengatakan 13 laporan tersebut tercatat dalam Rekapitulasi Insiden Siber Semester I 2026 yang dihimpun Bandar Lampung-CSIRT atau TTIS.

“Berdasarkan Rekapitulasi Insiden Siber Semester I Tahun 2026, Bandar Lampung TTIS mencatat adanya 13 laporan insiden dan kerentanan siber yang menyasar aset digital milik Pemkot Bandar Lampung,” ujar Rizky.

Dari sejumlah temuan tersebut, gangguan didominasi information disclosure dan data exposure dengan porsi 38 persen. Sementara security misconfiguration tercatat sebesar 15 persen.

Rizky mengatakan pihaknya juga menemukan sejumlah kerentanan lain, seperti vulnerable software, sensitive data exposure, hingga SEO spam berupa penyisipan tautan judi online.

“Selain itu, kami juga mendapati temuan lain seperti vulnerable software, sensitive data exposure, hingga SEO spam berupa penyisipan tautan judi online,” tambahnya.

Menurut Rizky, kondisi tersebut menjadi perhatian seiring semakin luasnya pemanfaatan teknologi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

“Transformasi digital telah menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik, sekaligus meningkatkan risiko terhadap keamanan informasi,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi ancaman tersebut, Pemkot Bandar Lampung menggelar Sosialisasi Penyelenggaraan Penguatan Kesadaran dan Kesiapan Tanggap Insiden Siber di Ruang Rapat Inspektorat Kota Bandar Lampung.

Kegiatan tersebut dibuka Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Wilson Faisol, didampingi Rizky Agung Ariesantho.

Melalui sosialisasi tersebut, Pemkot berupaya meningkatkan pemahaman aparatur perangkat daerah terhadap berbagai potensi ancaman siber sekaligus memperkuat kesiapan dalam menangani insiden.

BandarLampung-CSIRT atau TTIS diperkuat sebagai pusat koordinasi penanganan insiden, mulai dari pelaporan, verifikasi, penanganan, pemulihan hingga pemberian rekomendasi teknis.

Pemkot juga menyosialisasikan standar operasional prosedur (SOP) penanganan aduan insiden siber kepada jajaran perangkat daerah.

“Sosialisasi ini juga menjadi bagian dari upaya kita bersama untuk meningkatkan literasi digital dan membangun budaya keamanan informasi di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung,” jelas Rizky.

Kegiatan tersebut turut menghadirkan Fathurahman Kurniawan Ihsan dari Relawan TIK sebagai narasumber. Ia memberikan materi mengenai pentingnya literasi digital bagi aparatur pemerintah.

Pemkot berharap peningkatan kesadaran dan literasi digital dapat memperkuat pertahanan terhadap ancaman siber sekaligus menjaga keamanan informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Article Image

Editor : Tuti Nur Khomariyah

Kata Kunci


Berita Terkait