115 Delegasi Lima Negara Bakal Meriahkan Lamsel Fest 2026

•DAERAH
externalexternalexternalexternal
115 Delegasi Lima Negara Bakal Meriahkan Lamsel Fest 2026
Rapat persiapan Lamsel Fest 2026/Pemkab Lamsel

Article Header ImagePemerintah Kabupaten Lampung Selatan menyiapkan kegiatan pertukaran budaya yang melibatkan delegasi dari lima negara dalam rangkaian Lamsel Fest 2026.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana promosi pariwisata, seni budaya, serta produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal ke tingkat internasional.

Pertukaran budaya yang difasilitasi International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Arts (CIOFF) Indonesia itu akan melibatkan delegasi dari Korea Selatan, Rusia, Polandia, Bulgaria, dan Indonesia.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Lampung Selatan Tri Umaryani mengatakan, kehadiran delegasi internasional harus dimanfaatkan untuk memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku pariwisata dan perajin lokal.

Hal tersebut disampaikannya dalam rapat persiapan pelaksanaan pertukaran budaya lima negara di Ruang Rapat Asisten Ekobang Setdakab Lampung Selatan, Rabu 28 Oktober 2026.

“Yang ingin kita capai dengan adanya delegasi ini adalah multiplier effect, atau dampak berkelanjutan yang bisa memberikan kontribusi bagi daerah. Jadi, kita perlu memikirkan bagaimana kegiatan yang mereka ikuti dapat memberikan nilai tambah bagi pariwisata Lampung Selatan,” ujar Tri.

Menurutnya, rangkaian kegiatan perlu dirancang agar para delegasi tidak hanya menghadiri festival, tetapi juga mengenal secara langsung kekayaan budaya, sejarah, dan potensi wisata Lampung Selatan.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi sarana promosi ketika para delegasi kembali ke negara masing-masing.

“Semua jadi memori, jadi cerita untuk di negaranya,” katanya.

Dalam rapat tersebut, Pemkab Lampung Selatan membahas sejumlah agenda, mulai dari kunjungan ke destinasi wisata sejarah, pertunjukan seni tradisional, hingga pengenalan sentra kerajinan masyarakat.

Kunjungan ke sentra kerajinan juga direncanakan untuk memberikan kesempatan kepada delegasi internasional melihat proses pembuatan produk sekaligus mengenal hasil karya perajin lokal.

Tri menegaskan, keterlibatan UMKM menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah agar manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan penyelenggara dan peserta festival, tetapi juga masyarakat.

“Ini juga bagian dari keberpihakan pemerintah daerah kepada para perajin. Kita ingin mereka merasa dirangkul dan mendapatkan manfaat dari kehadiran delegasi, termasuk melalui pengenalan dan penjualan produk kerajinan mereka,” jelasnya.

Selain kegiatan budaya dan pariwisata, rangkaian pertukaran budaya juga direncanakan mencakup penanaman sekitar 20 pohon di SMA Kebangsaan bersama delegasi internasional.

Para peserta juga dijadwalkan mengikuti kegiatan bersih-bersih pantai di kawasan Minang Rua sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Adapun jumlah delegasi yang direncanakan hadir sebanyak 115 orang, terdiri dari 22 peserta asal Korea Selatan, 30 dari Rusia, 20 dari Polandia, 28 dari Bulgaria, dan 15 dari Indonesia.

Pelaksanaan kegiatan tersebut juga akan didukung sekitar 20 orang panitia CIOFF Indonesia.

Melalui koordinasi lintas perangkat daerah, Pemkab Lampung Selatan berharap pertukaran budaya dalam Lamsel Fest 2026 dapat memperluas pengenalan potensi daerah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku pariwisata, perajin, dan UMKM lokal.Article Image

Editor : Faiza Ukhti Annisa

Kata Kunci


Berita Terkait