Menteri ESDM Bahlil Bakal Larang Ojol Beli Pertalite, PKS Tolak Kebijakan Yang Rugikan Rakyat Kecil

Menteri ESDM Bahlil Bakal Larang Ojol Beli Pertalite, PKS Tolak Kebijakan Yang Rugikan Rakyat Kecil
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia/istimewa

Article Header Image Pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, soal penerapan skema baru dalam penyaluran subsidi bahan bakar minyak (BBM) ditentang sejumlah pihak, salah satunya Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Amin Ak.

Menurut Bahlil, penjualan BBM bersubsudi selama ini tidak tepat sasaran. Sehingga penggunaan BBM seperti Pertalite akan dibenahi. Driver ojek online (ojol) menjadi salah satu konsumen yang bakal dilarang membeli Pertalite, karena akan difokuskan ke pendistribusian kendaraan berplat kuning, seperti angkutan umum.

"Yang berhak menerima subsidi adalah kendaraan yang berpelat kuning. Angkot, transportasi, supaya apa? Harganya, transportasinya enggak boleh naik," kata Bahlil, dikutip dari berbagai sumber.

Menanggapi hal tersebut, Amin Ak menegaskan, ketidaksetujuannya terhadap kebijakan tersebut yang dinilai tidak berpihak pada pelaku usaha mikro.

"Pada hakikatnya pengemudi ojol merupakan pelaku usaha mikro, yang mereka jual adalah jasa transportasi. Mereka layak dapat bantuan," kata Amin, dikutip dari berbagai sumber, Jumat (29/11).

Menurut Wakil Ketua Fraksi PKS itu melarang mereka menggunakan BBM bersubsidi sama saja membebani mereka dengan biaya tambahan yang tidak sebanding dengan penghasilan mereka.

Pengemudi ojol termasuk dalam kelompok masyarakat yang rentan secara ekonomi. Sehingga tidak adil jika mereka dikecualikan dari akses subsidi yang seharusnya mereka terima.
Dirinya meminta pemerintah agar mencari solusi lain yang lebih adil dan berpihak pada rakyat kecil.

"Jangan sampai para pelaku usaha mikro dan kecil justru menjadi korban dari kebijakan ini," tegasnya.Article Image

Editor : Faiza Ukhti Annisa

Kata Kunci


Berita Terkait